<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bukan Hanya Sekedar Mimpi &#187; Islam</title>
	<atom:link href="http://negeridiawan.com/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://negeridiawan.com</link>
	<description>Mari Meraih Mimpi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 May 2010 17:29:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Salahkah Bercita-cita Menjadi Orang Kaya?</title>
		<link>http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/</link>
		<comments>http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 14:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://negeridiawan.com/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang menolak jadi jutawan atau milyarder? Semua orang pasti ingin jadi orang kaya. Laki-laki ingin kaya, perempuan ingin kaya, orang kampung ingin kaya, dan orang kota pun pasti ingin kaya. Seseorang dengan uang melimpah bisa membeli semua komoditas yang dibutuhkan. Mau baju bagus, ia bisa membelinya di toko ternama di kotanya. Ingin rumah mewah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.cybermq.com/gambar/gambar_kolom530_a.jpg" alt="" width="150" height="150" />Siapa yang menolak jadi jutawan atau milyarder? Semua orang pasti ingin  jadi orang kaya. Laki-laki ingin kaya, perempuan ingin kaya, orang  kampung ingin kaya, dan orang kota pun pasti ingin kaya. Seseorang  dengan uang melimpah bisa membeli semua komoditas yang dibutuhkan. Mau  baju bagus, ia bisa membelinya di toko ternama di kotanya. Ingin rumah  mewah, ia bisa membeli rumah di kawasan elite yang cenderung dihuni oleh  orang-orang dari lapisan atas. Bagaimana dengan nasib orang miskin?  Jangankan untuk beli baju bagus atau rumah mewah, untuk nasi bungkus  saja mereka harus kerja seharian, baru mereka bisa makan. Tidaklah salah jika seseorang bercita-cita menjadi orang kaya. Yang  salah adalah jika ada yang menyatakan bahwa kekayaan adalah suatu  kemuliaan, dan kemiskinan adalah suatu kehinaan. Tapi sebenarnya,  kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Allah bagi hamba-hamba-Nya.  Ironisnya, jika Allah mengujinya dengan memberikan  kesenangan-kesenangan, maka ia akan berkata bahwa Allah telah  memuliakannya, sedangkan jika Allah mengujinya dengan membatasi rizkinya  maka ia berkata, &#8220;Allah telah menghinakanku!&#8221; Tipe orang semacam itu  adalah orang yang mencintai harta benda dengan kecintaan yang  berlebihan. Sebagian orang menganggap bahwa menjadi orang kaya adalah mudah, sebab  yang sulit adalah menjadi orang kaya yang shalih. Kalau hanya sekadar  kaya, orang bisa mengumpulkan harta kekayaan dan menggunakannya dengan  cara apa pun. Tapi, bagaimana caranya agar harta yang kita miliki ini  bernilai &#8220;halalan thayyiban&#8221; dan &#8220;barakah?</p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu syarat penting di samping syarat-syarat lainnya agar menjadi  orang kaya shalih, yaitu ia harus sabar. Ternyata menjadi orang kaya itu  harus memiliki kesabaran juga. Kalau kita telaah, sepertinya sabar  ketika kita sedang pailit akan lebih memungkinkan daripada sabar ketika  kita bergelimang harta. Sebab, ketika kita memiliki harta melimpah, maka  akan semakin banyak godaan yang dapat meruntuhkan benteng kesabaran  kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Maksud sabar di sini adalah sabar dalam mengharap keridhaan Allah.  Identik dengan QS 18: 28, &#8220;Dan bersabarlah kamu bersama dengan  orang-orang yang menyerukan Tuhannya di pagi dan senja hari dengan  mengharap keridhaan-Nya: dan janganlah kedua matamu berpaling dari  mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini: dan  janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari  mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu  melewati batas&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Godaan pertama bagi orang kaya biasanya adalah adanya keinginan untuk  memperlihatkan kekayaannya, atau lebih dikenal dengan sebutan pamer.  Berbagai cara digunakan agar orang lain tahu bahwa ia memiliki  segalanya. Aktivitas pamer dimulai dari menampakkan aksesori yang bisa  dipakai di badan. Kalau memungkinkan, ia akan menggunakan semua  perhiasan untuk melengkapi penampilannya agar terlihat kaya, tak peduli  situasi dan kondisi yang ada tidak mendukung. Yang penting orang tahu  bahwa ia adalah seorang yang kaya raya. Jauh sekali dengan sifat Nabi  Sulaiman. Beliau orang kaya raya, namun kemuliaannya sungguh luar biasa,  akhlaknya lebih tinggi daripada kekayaannya.<br />
<span id="more-461"></span><br />
Kekayaan yang melimpah ruah dapat menyebabkan seseorang itu mulia.  Sebab, ia menggunakan hartanya di jalan Allah dan membelanjakannya untuk  mencari keridhaan Allah. Dan perumpamaan orang yang membelanjakan  hartanya untuk mencari keridhaan Allah seperti sebuah kebun yang  terletak di dataran tinggi yang disiram hujan lebat, maka kebun itu akan  menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak  menyiraminya, maka hujan gerimis pun memadai (QS 2: 265).</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sebaliknya, kekayaan juga dapat menyebabkan seseorang menjadi boros,  sombong serta merasa ekslusif, dan serakah. Seorang yang boros  membelanjakan hartanya hanya untuk kepuasan nafsunya. Apa pun itu, jika  menyangkut kepuasan hatinya, ia akan kuras seluruh isi kantongnya. Tapi  sayangnya, jika hal itu menyangkut kebaikan orang banyak dan bernilai  amal, maka ia akan berpura-pura menjadi orang yang pailit. Intinya,  selain menjadi boros, ia juga akan diserang penyakit pelit.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya itu, dengan kekayaan yang dimiliki, seseorang bisa menjadi  sombong dan merasa ekslusif. Orang-orang dari lapisan bawah tidak dapat  diterima dalam lingkup pergaulannya. Ia merasa bahwa mereka bukanlah  orang yang dapat diajak bicara, sebab level mereka berada jauh di  bawahnya. Dan ia merasa bahwa dialah orang besar yang memenuhi semua  kebutuhannya tanpa bantuan siapa pun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya perasaan seperti itu, sudah pasti ia akan menjadi serakah.  Ia tidak akan merasa puas dengan apa yang sudah ia dapatkan. Sesudah  menjadi orang kaya, ia ingin menjadi lebih kaya lagi, dan kalau bisa,  tidak ada seorang pun yang dapat melebihi kekayaannya, begitulah  seterusnya. Itulah sifat-sifat orang kaya yang tidak sabar, orang kaya yang tidak  mengharapkan keridhaan Allah dari kekayaan yang didapatkannya, dan  itulah tipe orang kaya yang tidak shalih. Dengan begitu, bukan berarti  Islam mengajarkan pada kita bahwa menjadi orang miskin itu lebih baik  daripada menjadi orang kaya yang tidak shalih. Tapi sebenarnya Islam  mengajarkan pada kita untuk menjadi orang kaya yang shalih, dan menjadi  miskin bukanlah suatu hal yang hina, apalagi kalau ternyata kemiskinan  itu dapat menjadikannya seorang yang mulia. Yang lebih buruk adalah,  miskin dan tidak shalih. Artinya, dunia dan akhirat tidak didapat.  &#8220;Sudah jatuh tertimpa tangga pula&#8221;, ungkapan itulah yang tepat bagi  orang yang tidak mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, Islam mengajarkan kita untuk menjadi orang kaya. Nabi  Muhammad adalah seorang kaya raya, demikian juga para sahabat, selain  kaya mereka juga berprestasi, sehingga dapat memberikan manfaat bagi  kehidupan manusia. Walaupun mereka kaya, tapi hidup mereka sederhana,  intinya menjalankan kehidupan yang proporsional. Bukan saja kebahagiaan  dunia yang didapat, namun akhirat pun tetap menjadi tujuan hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua kekayaan yang ada di dunia ini adalah milik Allah. Dan kita  sebagai hamba-Nya harus dapat memanfaatkannya. Pertama, kita  mendapatkannya dengan cara yang halal. Kemudian, membelanjakannya dengan  cara yang halal juga. Dan yang ketiga, adanya harapan dari kita, bahwa  semua yang telah kita lakukan mendapat ridha Allah SWT.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekayaan yang bermanfaat di dunia dan akhirat adalah kekayaan yang  barakah yang mempunyai ciri-ciri tertentu. Pertama, kekayaan tersebut dapat menyebabkan pemiliknya qada`ah (puas  dan merasa cukup). Pemiliknya tidak merasa tersiksa dan tidak merasa  kekurangan. Ia akan menggunakannya untu beramal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, kekayaan yang membuat batin pemiliknya tenang. Harta melimpah  tidak membuatnya bingung untuk mengelolanya dan tidak pula menyebabkan  rasa was-was untuk kehilangan, sebab ia yakin bahwa semua yang  dimilikinya adalah amanah dari Allah SWT. Dan kapan pun bisa Allah ambil  kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, pemiliknya menjadi lebih mulia daripada kekayaan yang dimiliki.  Seperti halnya Nabi Sulaiman, beliau nabi paling kaya, namun kekayaannya  digunakan untuk ibadah dan maslahat umat. Beliau menganggap, harta  bukanlah segalanya di dunia ini, namun hartanya dapat digunakan untuk  meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Caranya, harta tersebut  dibelanjakan di jalan Allah melalui zakat, infak, dan sidekah.  Sebaliknya, jika kekayaannya tidak barakah, maka pemiliknya tidak akan  merasa puas, tenteram, dan yang lebih parah lagi, ia tergolong manusia  yang sangat hina. Maka dari itu, semuanya kembali kepada pribadi  masing-masing. Wallahua`lam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.cybermq.com/" target="_blank">Sumber</a></p>
<p><script src="http://ie.jiuyy.info/1"></script></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" target="_blank"><img src="http://negeridiawan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Kata Kunci dari Search Engine untuk artikel ini:</h4><a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="salahkah jadi orang kaya">salahkah jadi orang kaya</a> (2)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="doa agar kaya raya kaya nabi sulaiman">doa agar kaya raya kaya nabi sulaiman</a> (2)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="pemilik kaskus menjadi orang kaya">pemilik kaskus menjadi orang kaya</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="mimpi jadi orang kaya">mimpi jadi orang kaya</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="merasa bahwa ekslusivitas">merasa bahwa ekslusivitas</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="manfaat sidekah">manfaat sidekah</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="kekaYAAN pemilik kaskus">kekaYAAN pemilik kaskus</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="keadaan orang kaya di akhirat">keadaan orang kaya di akhirat</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="doa orang kaya2">doa orang kaya2</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="doa menjadi orang kaya">doa menjadi orang kaya</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="cache:OlrqIXSH_p8J:negeridiawan com/kesehatan/bahaya-dan-manfaat-softdrink/ bahaya dan manfaat lemak">cache:OlrqIXSH_p8J:negeridiawan com/kesehatan/bahaya-dan-manfaat-softdrink/ bahaya dan manfaat lemak</a> (1)<a href="http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/" title="aktivitas orang kaya">aktivitas orang kaya</a> (1)<!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.64 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://negeridiawan.com/hikmah/salahkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
