INILAH BUKTI KEJENIUSAN PAK HABIBIE

February 21st, 2010 by admin Leave a reply »

Biografi Singkat Pak Habibie

Prof. DR (HC). InFoto : BJ Habibieg. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau dikenal sebagai BJ Habibie (73 tahun) merupakan pria Pare-Pare (Sulawesi Selatan) kelahiran 25 Juni 1936. Habibie menjadi Presiden ke-3 Indonesia selama 1.4 tahun dan 2 bulan menjadi Wakil Presiden RI ke-7. Habibie merupakan “blaster” antara orang Jawa [ibunya] dengan orang Makasar/Pare-Pare [ayahnya]. Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya,  R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.

Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cum laude.

Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan  indeks prestasi summa cum laude.

Inilah Kehebatan2 Beliau :


Bukti 1 : Penemu Teori Habibie
Pemakai dan produsen pesawat terbang sama-sama tidak tahu persis, sejauh mana bodi pesawat terbang masih andal dioperasikan. Akibatnya memang bisa fatal. Pada awal 1960-an, musibah pesawat terbang masih sering terjadi karena kerusakan konstruksi yang tak terdeteksi. Kelelahan (fatique) pada bodi masih sulit dideteksi dengan keterbatasan perkakas. Belum ada pemindai dengan sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer, untuk mengatasi persoalan rawan ini.Titik rawan kelelahan ini biasanya pada sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang atau antara sayap dan dudukan mesin. Elemen inilah yang mengalami guncangan keras dan terus-menerus, baik ketika tubuhnya lepas landas maupun mendarat. Ketika lepas landas, sambungannya menerima tekanan udara (uplift) yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (krack).Titik rambat, yang kadang mulai dari ukuran 0,005 milimeter itu terus merambat. Semakin hari kian memanjang dan bercabang-cabang. Kalau tidak terdeteksi, taruhannya mahal, karena sayap bisa sontak patah saat pesawat tinggal landas. Dunia penerbangan tentu amat peduli, apalagi saat itu pula mesin-mesin pesawat mulai berganti dari propeller ke jet. Potensi fatique makin besar.Habibie-lah yang kemudian menemukan bagaimana rambatan titik krack itu bekerja. Perhitungannya sungguh rinci, sampai pada hitungan atomnya. Oleh dunia penerbangan, teori Habibie ini lantas dinamakan krack progression. Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah.

Bukti 2 : Penemu Faktor Habibie
Sebelum titik krack bisa dideteksi secara dini, para insinyur mengantispasi kemungkinan muncul keretakan konstruksi dengan cara meninggikan faktor keselamatannya (SF). Caranya, meningkatkan kekuatan bahan konstruksi jauh di atas angka kebutuhan teoritisnya. Akibatnya, material yang diperlukan lebih berat. Untuk pesawat terbang, material aluminium dikombinasikan dengan baja. Namun setelah titik krack bisa dihitung maka derajat SF bisa diturunkan. Misalnya dengan memilih campuran material sayap dan badan pesawat yang lebih ringan. Porsi baja dikurangi, aluminium makin dominan dalam bodi pesawat terbang. Dalam dunia penerbangan, terobosan ini tersohor dengan sebutan Faktor Habibie.Faktor Habibie bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar) hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka penurunan ini bisa mencapai 25% setelah Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat. Namun pengurangan berat ini tak membuat maksimum take off weight-nya (total bobot pesawat ditambah penumpang dan bahan bakar) ikut merosot. Dengan begitu, secara umum daya angkut pesawat meningkat dan daya jelajahnya makin jauh. Sehingga secara ekonomi, kinerja pesawat bisa ditingkatkan.
Faktor Habibie ternyata juga berperan dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara saat tubuh pesawat lepas landas. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh, sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Faktor mesin jet yang menjadi penambah potensi fatique menjadi turun.

Bukti 3 : suma cum laude gan !
Gelar doctor ingenieur-nya disabet dengan predikat suma cum laude pada 1965. Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Presatsi ini membuatnya dipercaya jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB). Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28. Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.

Bukti 4 : Bikin Pesawat  !
Ia meraih kepercayaan lebih bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru. Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31, pesawat baling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal, yang dikembangkan HFB bersama industri Donier. Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan dan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA).Hasil lainnya antara lain pesawat terbang pertama buatan Indonesia CN-235 dan N-250.Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi konsorsium Eropa (European Aeronautic Defence and Space) tak lepas dari sentuhan Habibie. Maklumlah dalam konsorsium ini tergabung Daimler, produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB.

Bukti 5 : Jabatan di MBB
Tahun 1969 Habibie dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB), industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg. Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974. Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jerman yang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.

Bukti 6 : Penghargaan
Sedangkan dalam bentuk penghargaan, Habibie menerima Award von Karman (1992) yang di bidang kedirgantaraan boleh dibilang gengsinya hampir setara dengan Hadiah Nobel. Dan dua tahun kemudian menerima penghargaan yang tak kalah bergengsi, yakni Edward Warner Award. Beliau juga mendapat gelar Doktor Kehormatan (Doctor of Honoris Causa) dari berbagai Universitas terkemuka dunia, antara lain Cranfield Institute of Technology dan Chungbuk University.

Bukti 7 : Jadi Presiden RI ke – 3 !
Ini mungkin puncak karier beliau…. Masa jabatannya sebagai presiden hanya bertahan selama 512 hari. Meski sangat singkat, kepemimpinan Presiden Habibie mampu membawa bangsa Indonesia dari jurang kehancuran akibat krisis. Presiden Habibie berhasil memimpin negara keluar dari dalam keadaan ultra-krisis, melaksanakan transisi dari negara otorian menjadi demokrasi. Sukses melaksanakan pemilu 1999 dengan multi parti (48 partai), sukses membawa perubahan signifikan pada stabilitas, demokratisasi dan reformasi di Indonesia.

Habibie : Bapak Teknologi Indonesia

Tanggal 26 April 1976, Habibie mendirikan PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan menjadi industri pesawat terbang pertama di Kawasan Asia Tenggara (catatan : Nurtanio meruapakan Bapak Perintis Industri Pesawat Indonesia). Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985, kemudian direkstrurisasi, menjadi Dirgantara Indonesia (PT DI) pada Agustuts 2000. Perlakuan istimewapun dialami oleh industri strategis lainnya seperti PT PAL dan PT PINDAD.

Sejak pendirian industri-industri statregis negara, tiap tahun pemerintah Soeharto menganggarkan dana APBN yang relatif besar untuk mengembangkan industri teknologi tinggi.  Dan anggaran dengan angka yang sangat besar dikeluarkan sejak 1989 dimana Habibie memimpin industri-industri strategis. Namun, Habibie memiliki alasan logis yakni untuk memulai industri berteknologi tinggi, tentu membutuhkan investasi yang besar dengan jangka waktu yang lama. Hasilnya tidak mungkin dirasakan langsung. Tanam pohon durian saja butuh 10 tahun untuk memanen, apalagi industri teknologi tinggi. Oleh karena itu, selama bertahun-tahun industri strategis ala Habibie masih belum menunjukan hasil dan akibatnya negara terus membiayai biaya operasi industri-industri strategis yang cukup besar.

Industri-industri strategis ala Habibie (IPTN, Pindad, PAL) pada akhirnya memberikan hasil seperti pesawat terbang, helikopter, senjata, kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber,  water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer.

Untuk skala internasional, BJ Habibie terlibat dalam berbagai proyek desain dan konstruksi pesawat terbang seperti Fokker F 28, Transall C-130 (militer transport), Hansa Jet 320 (jet eksekutif), Air Bus A-300, pesawat transport DO-31 (pesawat dangn teknologi mendarat dan lepas landas secara vertikal), CN-235, dan CN-250 (pesawat dengan teknologi fly-by-wire). Selain itu, Habibie secara tidak langsung ikut terlibat dalam proyek perhitungan dan desain Helikopter Jenis BO-105, pesawat tempur multi function, beberapa peluru kendali dan satelit.

Panser 6x6 Buatan Pindad

Karena pola pikirnya tersebut, maka saya menganggap beliau sebagai bapak teknologi Indonesia, terlepaskan seberapa besar kesuksesan industri strategis ala Habibie. Karena kita tahu bahwa pada tahun 1992, IMF menginstruksikan kepada Soeharto agar tidak memberikan dana operasi kepada IPTN, sehingga pada saat itu IPTN mulai memasuki kondisi kritis. Hal ini dikarenakan rencana Habibie membuat satelit sendiri (catatan : tahun 1970-an Indonesia merupakan negara terbesar ke-2 pemakaian satelit), pesawat sendiri, serta peralatan militer sendiri. Hal ini didukung dengan 40 0rang tenaga ahli Indonesia yang memiliki pengalaman kerja di perusahaan pembuat satelit Hughes Amerika akan ditarik pulang ke Indonesia untuk mengembangkan industri teknologi tinggi di Indonesia. Jika hal ini terwujud, maka ini akan mengancam industri teknologi Amerika (mengurangi pangsa pasar) sekaligus kekhawatiran kemampuan teknologi tinggi dan militer Indonesia.

Daripada teriak2 g jelas kaya P***tikus2 yg hanya bisa bersuara2 tapi nothing, mending berkarya kaya pak habibie. Bisa mengharumkan nama Indonesia. Ayo para pemuda Indonesia, contohlah kesuksesan beliau. Sebagai pengaggum beliau, sangat saya sesalkan kenapa beliau disia2kan dinegeri ini, padahal diluar sana beliau sangat dihormati. INILAH INDONESIA :iloveindonesia :iloveindonesia

Sumber 1

Sumber 2

Kata Kunci dari Search Engine untuk artikel ini:

pak habibie (8)INI DIA HELLY TEMPUR IPTN (8)helikopter pertama habibie (6)pesawat buatan habibie (5)helikopter pertama buatan Habibie (5)helikopter yang pertama dibuat habibi (4)kesuksesan HABIBI (4)helikopter pertama indonesia buatan habibie (3)helikopter pertama dibuat oleh habibie? (3)konstruksi baling-baling helikopter (3)dimana sekarang pak habibie (3)nama helikopter yg dibuat habibie (3)helicopter buatan habibie (3)pesawat tempur buatan IPTN (3)pak habibie kuliah di jerman di mana (2)kapal buatan prof bj habibie (2)pesawat buatan ir bj habibie (2)pesawat terbang buatan habibie (2)helikopter tempur buatan pindad (2)proyek pesawat rancangan bj habibe (2)universitas pak habibie di jerman (2)video helicopter buatan habibie (2)kejeniusan (2)kerangka desain pesawat terbang (2)kerangka panser (2)nama lengkap pak habibie (2)pak habiebie (2)nama helicopter pertama yg di buat b j habibie (2)peluru kendali buatan pindad (2)landasan landing pesawat terbesar di indonesia (2)konstruksi landasan pesawat terbang (2)perhitungan faktor habibie (2)perubahan yang di buat Habibie (2)nama helicopter buatan bj habibie (2)helikopter pertama (2)helicopter tempur (2)bapak habibie (2)habibie (2)habibie memimpin (2)design rangka pesawat terbang (2)bj habibie helikopter pertama (2)helikopter buatan B J habibie (2)desain pesawat tempur buatan IPTN (1)desain kerangka pesawat terbang (1)pak hbibie (1)desain baling baling vertikal (1)cara mendapat gelar summa cum laude (1)mesin-mesin besar pesawat dan helikopter (1)FOTO HELYCOPTER TEMPUR (1)nama helikopter pertama yang dibuat habibie (1)nama helikopter pertama di indonesia yang dibuat oleh pak habibie (1)nama helikopter habibie (1)nama helikopter buatan bj habibi (1)nama helikopter buatan B J habibie (1)habibi menanggung mahasiswa indonesia di jerman (1)nama helicopter habibie pertama (1)cara memperoleh kejeniusan (1)cara membuat kerangka pesawat (1)biografi bj habibie (1)teori habibie (1)teknologi helicopter buatan habibie (1)teknisi mesin pesawat gengsi (1)teknisi mesin jet bergengsi (1)tehnik teori pesawat helycopter (1)sayap pesawat yg du buat habibie (1)rancangan desain membuat pesawat baling-baling (1)bj habibie BUAT PESAWAT TEMPUR (1)profil pak habibie penghargaan (1)prof ir bj habibie (1)pesawat yang dibuat habibie (1)pesawat yang di buat bj habibi (1)pesawat terbang buatan pak habibie (1)bj habibie designer pesawat (1)pesawat tempur buatan bj habibi (1)bukti kejeniusan bj habibie (1)vitabrainindonesia com (1)mendisain rangka pesawat (1)kalimat besar habibie (1)kaliber baling baling pesawat terbang (1)jet tempur buatan iptn (1)jenis pesawat buatan habibie (1)Ir Bj habibi (1)insinyur indonesia jenius (1)helicopter buatan indonesia (1)ilham anak pak musim (1)hitung kebutuhan material sipil dudukan mesin (1)helikopter pertama habibie (1)anak pak habibie (1)helikopter pertama yang dibuat habibie (1)helikopter buatan BJ Habibie (1)helikopter buatan indonesia (1)helikopter pertama habibi (1)helikopter habibie (1)helikopter pertama di indonesia buatan habibi (1)heli tempur pt Di rancangan sendiri (1)kecerdasan habibie (1)kecerdasan pak habibie (1)masa kecil biografi bj Habibi (1)mahasiswa jerman dengan kejeniusannya (1)laser militer indonesia (1)
Advertisement

17 comments

  1. ErNa says:

    siiiiip laaaah……. :wink:

  2. admin says:

    @tuanmuda : yoyoi gan….
    kenapa dia malah dibuang ke jerman sana :((

  3. admin says:

    @erna ; hehehe dah dibacakah?? :P

  4. jhoni says:

    @admin..Pranyaan BAGUS…!!!!
    Kenpa dibuang ke jerman ya.? hubungkan dengan kalimat penulis “Daripada teriak2 g jelas kaya P***tikus2 yg hanya bisa bersuara2 tapi nothing, mending berkarya kaya pak habibie. Bisa mengharumkan nama Indonesia”….

    Knapa ya?

  5. salut buat pak habibbie.. hormat buat beliau

  6. admin says:

    @ihsan : yoi bro :)
    @jhoni : maksudnya??
    @kanganca : thx bro :)

  7. dunia politik menguasai indonesia dan tak sadar dimanfaatkan pihak yang berkepentingan agar Indonesia tidak menjadi besar dalam produksi tapi dipatok menjadi negara konsumen….makanya pemimpin negara yang jenius seperti Prof.Habibie tidak dihargai,…lihat saja sekarang giliran Prof.Boediono……..Ya Allah berilah bangsa kami petunjuk seperti ayat pertama dalam kitabMu:”Iqro…..baca…”. Amiin….

  8. Danny says:

    :-| ya gitu deh indonesia orang pinter di buang orang bego dipake ancur lah negara ini

  9. munawir says:

    saya setuju penapat prpf.DR.Ir.disnnor mahyudin, msi

    kenapa dinegeri ini seperti ini orang bego dipake orang pinter ga dipake mala dibuang kenapa pada bego semua nya

  10. munawir says:

    :twisted:
    orang indonesia buka mata 8-O

  11. muhammad ahmad says:

    Prof. Dr. Ir. Bj Habibie, beliau adalah orang yang terbaik dan jenius di indonesia, tapi sekarang beliau tadak ada di negeri ini, jadi kita harus sadar bahwa beliau adalah satu-satunya Mutiara Bangsa kita dan sadarlah wahai bangsaku Mutiara kiti di ambil orang

  12. Bobit says:

    Pak Habibie bkan presiden yang buruk
    mlainkan presiden yg baik namun d waktu yg buruk

  13. Bobit says:

    Kta bkan nya tdak mau memakai kemampuan pak Habibie tpi kta tdk mampu memakai kemampuan pak Habibie
    kta blum snggup menerima pemikiran pemiran hebat pak Habibie
    sperti masalah pt dirgantara
    swaktu beliau mnjadi presiden bliau membrikan kuasa kpada anak nya Ilham untk menggurus pt trsebt
    dgn alasan bkn krn Ilham anak beliau melain kan karena memang Ilham mampu dalam mengurus pt trbt
    ttapi kta brpikiran buru dan menghusut ilham
    bgt ilham turun brulah nampak kehancuran di pt dirgantara dan itu terbukti

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco