Tulisan ini terinspirasi dari kisah, pengalamanku dan sedikit di bumbui biar sedikit manies
. Euforia kemenangan Inter Milan di final Liga Csaat ini masih Champions terasa sampai sekarang. Bagaimana tidak trofi yg diidam2kan selama 45 tahun kini berada dalam genggaman. Tak terkecuali aku, sebagai seorang 1nteristi selama 12 tahun, kebahagian menjalar ke seluruh relung tubuh. lebay
di final 1nter mengalahkan Bayern Munchen pengusung sepakbola offensif. Dengan permainan 1nter yang pragmatis inter sanggup membungkam Bayern Munchen dengan skor 2-0. Gol diborong oleh Milito.
Cukup dengan dua-tiga sentuhan 1nter membuat frustasi Bayern Munchen,, apa lagi dengan membuat pertahan berlapis. Jose Mourinho yg juga idola saya sebelum pertandingan, berkata “Bukan hanya memarkir bis di tengah lapangan tetapi langsung memarkir pesawat di depan gawang”. Menanggapi kritikan yg di tujukan kepada timnya saat membekuk barcelona. Ya Ini lah yang namanya sepakbola.
Apa yg terjadi di Santiago Barnebeau memang menjadi hot topik di Indonesia. Baik di Jejaring sosial (Facebook, twitter), forum2, berita2, dll. Tentu barometerku tentunya jejaring sosialku sendiri yaitu facebook. Aku adalah seorang 1nteristi, semoga tulisan ini berimbang dan tidak berat sebelah dalam isinya. hehehe
Untuk analisa pertandingan g usah ya,, kan sudah pada nonton pertandingannya
Setelah pertandingan berakhir aku menerima beberapa sms, wall, comment, yg berisi ejekan2. Bahkan saat aku untuk mencoba berbagi kebahagian dengan fans club laen, saat menge-tag foto 1nter dikatai dengan perkataan yg kurang pantas. “Anj*nk knp lw tag ginian, dll??” Maaf aku tidak bermaksud apa dengan tag foto tsb, bukan bermaksud untuk sombong,pamer ato apa. Tapi aku hanya ingin berbagai kebahagian . Suatu saat tanpa sungkan aku mengucapkan kepada teman2 milanisti, manutd, barca.
» Read more: Belajar Menerima Kekalahan

